Jika bapak ibu guru pergi ke area perbelanjaan, lalu bertemu dengan salah satu siswa yang Anda ajar di sekolah, apa reaksinya? Terkadang, sebagai seorang guru, kita tidak terlalu mengenal nama dan wajah setiap siswa. Setidaknya hanya beberapa siswa yang menghafal gurunya. Misalnya, dia adalah pemimpin kelas atau siswa terpintar di kelas.

Lain halnya, jika seorang siswa bertemu dengan guru di tempat yang bukan tempat untuk kegiatan belajar mengajar. Tidak jarang si siswa malah memanggil nama Bapak / Ibu Guru lalu mencium tangannya. Di Indonesia, jika Anda perhatikan, ada beberapa cara untuk mencium tangan Anda.
Seorang guru akan tetap dipanggil oleh murid-muridnya meskipun jam belajar mengajar sudah selesai. Jadi, guru tidak hanya terbatas pada profesi, tetapi identifikasi yang akan selalu dilampirkan setiap saat. Guru memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan pendidikan serta mengajar untuk murid-muridnya. Ya, pendidikan dan pengajaran adalah istilah yang terlihat serupa, tetapi hasil akhir dari kedua istilah itu berbeda.

Inilah Perbedaan Dari Pendidikan dan Pengajaran
Pendidikan sebetulnya memberikan fokus penekanan dalam membentuk karakter siswa. Ya termasuk pembentukan nilai-nilai mental, sosial, moral, dan agama. Salah satu contoh output dari proses pendidikan adalah seperti yang dijelaskan dalam pembukaan artikel ini. Seorang siswa jika dia bertemu gurunya di luar sekolah, pikirkan itu di pasar. Kemudian siswa memanggil guru dan mendekati sambil mencium tangan guru.

Dalam hal ini, aspek moralitas siswa diwujudkan dengan menghormati guru dengan tindakan mencium tangan. Dalam prosesnya, pendidikan menekankan perubahan. Ya, perubahan ini adalah perubahan dalam proses kehidupan seseorang dalam hal ini siswa. Mengutip pernyataan John Dewey, seorang praktisi pendidikan, dinyatakan bahwa pendidikan adalah proses kehidupan yang mengalami keberlanjutan dari rekonstruksi pengalaman.

Artinya, dapat dipahami bahwa pendidikan adalah proses yang dialami oleh seseorang yang tidak tahu untuk mengetahuinya. Pada awalnya tidak mengetahui norma kesopanan ketika bertemu guru di luar sekolah, menjadi sadar apa yang harus dilakukan.

Bagaimana Generasi Emas dapat terwujud pada tahun 2045, jika pendidikan dan pengajaran belum berjalan dengan baik? Karena itu baik kegiatan pendidikan dan pengajaran harus diberikan porsi yang sama.

Pendidikan dapat memberikan perubahan tetapi harus ada dukungan untuk sains. Sekarang, untuk mendukung ini, pengajaran diperlukan. Ya, dengan kata lain mengajar bisa dikatakan sebagai proses mentransfer pengetahuan dari pelajaran yang diajarkan oleh guru. Mudah dipahami bahwa mengajar adalah proses belajar. Guru menyampaikan pengetahuan itu kepada siswa yang belajar yang hasilnya siswa miliki pengetahuan yang diajarkan.

Pendidikan dan pengajaran keduanya tidak dapat dipisahkan. Pendidikan tanpa mengajar menghasilkan keluaran manusia yang tidak memiliki wawasan. Mengajar tanpa pendidikan dapat menghasilkan orang-orang yang berwawasan luas tetapi memiliki moral yang buruk seperti pengusaha serakah, peneliti yang tidak bertanggung jawab, pemimpin tanpa jaminan, dan karyawan yang tidak memiliki pengabdian kepada perusahaan.